Operator Crane Tongkang dengan nama lambung BG Labanan 6 itu diketahui terjatuh ke Sungai Mahakam dari atas tongkang yang sedang tambat sekitar pukul 08.30 WITA di kawasan Sungai Lais.
Siswaji ditemukan mengambang di kawasan Bukuan, tepatnya di depan galangan kapal milik PT Niaga Baru Rabu (31/7/2024) petang tadi sekitar pukul 17.15 WITA.
Awak TB Napoleon yang berada di galangan kapal tersebut yang melihat posisi Siswaji saat mengambang dalam posisi menelungkup kemudian langsung menginformasikan lewat radio.
Koordinator Unit Siaga SAR Gabungan Riqi Effendi kepada Korankaltim.com menjelaskan, personel gabungan langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi setelah mendapat laporan.
"Jasad langsung dilakukan evakuasi, dibantu dengan relawan serta Satpolairud Polresta Samarinda dan unsur terkait lainnya," ujar Riqi.
Ciri-ciri dari jasad yang ditemukan mengambang tersebut memang sama dengan Siswaji dari pakaian yang dikenakan saat terakhir terlihat.
"Ciri-cirinya menggunakan celana pendek warna krem dan baju kaos warna hitam, keterangan itu juga dikuatkan oleh pihak keluarga serta teman almarhum. Almarhum ditemukan sejauh tiga kilometer km dari titik awal tenggelam," papar Riqi.
Jasad Siswaji langsung dievakusi menggunakan ambulans Relawan Sungai Lais ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda.
"Jenazah langsung dibawa ke kamar jenazah AWS, guna dilakukan visum," tutupnya.
Editor: Aspian Nur