Tak hanya melakukan pengurasan namun juga akan dibarengi dengan pengerjaan dan perbaikan Panel ACB Genset 4000 A. Pada pengurasan ini diambil sebagai bagian dari upaya rutin untuk memastikan kualitas dan kelancaran pasokan air bagi masyarakat Samarinda.
Manejer Humas Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Sendya Ibanez menyatakan proses pengurusan bak sedimentasi dan flokulasi ini akan berdampak pada pasokan air di sejumlah wilayah di Samarinda.
Wilayah-wilayah yang akan terdampak meliputi Jalan Banggeris, Jalan Cendana, Jalan MT Haryono, Jalan P Antasari, Jalan Ir H Juanda, Jalan Kadrie Oening, Jalan AW Syahranie, Jalan M Yamin, Jalan RE Martadinata, Jalan Pasundan, Jalan Siradj Salman, Jalur Reservoir Segiri, Jalur Booster AW Syahranie.
Proses pengurusan ini sangat penting untuk menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada masyarakat. “Bak sedimentasi dan flokulasi berfungsi untuk memisahkan partikel-partikel halus yang ada di dalam air, sehingga air yang sampai ke konsumen tetap bersih dan aman untuk digunakan,” jelas Sendi, sapaan akrabnya kepada Korankaltim.com, Senin (29/7/2024).
Pekerjaan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin yang dilakukan setiap beberapa bulan sekali. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan kami. Proses pengurusan ini penting untuk memastikan bahwa air yang kami distribusikan selalu memenuhi standar kesehatan dan kebersihan,” ujarnya.
Mereka mengimbau warga di wilayah terdampak untuk mempersiapkan persediaan air yang cukup selama proses pengurusan berlangsung. Proses pengurusan bak sedimentasi dan flokulasi ini diharapkan dapat selesai dalam waktu satu hari, yang dimulai pada pukul 08.00 WITA.
Namun untuk pengerjaan dan perbaikan Panel ACB Genset 4000 A, dirinya belum bisa memprediksi, namun pengerjaan diupayah tidak lebih dari satu hari.
Dengan adanya informasi ini diharapkan masyarakat dapat mempersiapkan diri dan tetap tenang selama proses pengurusan berlangsung.
Editor: Aspian Nur