Ketua Zakat Kita Bersama, Azis mengatakan bantuan tersebut berupa perlengkapan sekolah, seragam, tas, alat tulis sekolah (ATS), dan uang tunai.
“Hari ini kami mengadakan kegiatan penyaluran paket peduli pendidikan untuk anak yatim dan duafa,” kata Azis.
Diketahui, 50 anak tersebut memang terdiri dari beberapa anak mustahik yang memang sudah didata pihaknya.
Namun, sebelumnya juga pihaknya membuka pendaftaran bagi penerima bantuan ini. Kemudian Zakat Kita Bersama juga bekerja sama dengan sejumlah lembaga yatim dan duafa.
“Anak-anak yang menerima mulai dari SD, SMP sampai SMA juga ada,”
Azis mengatakan, kegiatan ini adalah agenda rutin tahunan yang telah dilakukan sejak Zakat Kita Bersama didirikan pada empat tahun lalu.
Sedangkan pada 2024 ini merupakan kali kedua. Di mana, kali pertama berlangsung di Januari atau tahun ajaran baru yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, untuk korban kebakaran di Jl Dr Soetmo.
“Adan penambahan, alhamdulillah tahun ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya dibawah 50. ini juga dari donasi yang kita kumpulkan sebagai lembaga zakat, lembaga yang mengumpulkan,” jelasnya.
“Sehingga banyak lembaga dan donatur yang terlibat dalam mensukseskan acara pada hari ini,”lanjutnya.
Dia optimis kegiatan ini akan terus berlangsung, dan pihaknya berkomitmen untuk selalu menyalurkan bantuan pada pihak yang membutuhkan ini.
Hal itu, dikatakannya, karena masih melihat masih banyaknya pihak-pihak dengan status yatim dan duafa mengalami kesusahan dalam menyediakan persiapan sekolahnya.
“Begitulah yang kami temukan di lapangan, jadi lembaga ini bersama memang terus berkomitmen untuk mendukung pendidikan, dari sisi pengadaan peralatan sekolah,” pungkasnya.
Diketahui, Zakat Bersama Kita juga bekerja sama dengan NUHA Collection (rumah seragam dan rumah jahit), Graha Respirasi Semesta, dan Toko Buku Aziz sebagai donatur untuk ATS tersebut.
Editor: Supiansyah