Dalam program tersebut dengan tema Bekesahan Kaltim Bahari, Hadi Mulyadi bersama Muhammad Sarif serta Syifa Hajati turut menjadi pembicara dan menyampaikan pentingnya pengetahuan sejarah Kalimantan Timur, yang bertempat di Warung Khas Kutai Acil Inun Corner, Samarinda.
Menurut Hadi Mulyadi, ada satu hal penting yang harus disadari bahwa generasi muda atau siapapun itu harus memahami tentang sejarah. "Kenapa memahami sejarah, supaya kita punya inspirasi dan sikap yang baik untuk kedepan," ujar Hadi Mulyadi Senin (8/7/2024).
Menurut Hadi, kalau saja semua mengetahui sejarah pembangunan Kota Samarinda yang didesain oleh pemerintah Belanda dulu, pasti akan memahami semua proses seluk beluk pembangunan dan mekanisme kehidupan yang ada pada masa lampau. "Tetapi karena sejarah itu tidak didesain dan diketahui, akhirnya kan kita tidak bisa menyalahkan siapapun Wali Kotanya atau kepala daerah dulu yang mengatur hal tersebut," jelas Hadi lagi.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengapresiasi peran Wali Kota Samarinda Andi Harun yang telah banyak melakukan pembenahan dan memperbaiki sistem pembangunan di Samarinda.
"Tetapi jika sistem dan tata kota yang dibangun dari dulu sesuai dengan tata kota yang dibangun Belanda pada saat itu bisa jadi jauh lebih baik," ucapnya.
Sebagai masyarakat Kalimantan Timur khususnya Kota Samarinda harus lebih memahami tentang sejarah daerahnya. "Karena dengan memahami sejarah, kita pastinya akan lebih banyak mengenal karakter, bangsa, bahasa, serta budaya yang kita cari titik temunya," tuturnya. (*)
Sebagai informasi, Korkal Siniar merupakan program podcast yang tayang di kanal YouTube Koran Kaltim Video yang dipandu oleh Redaktur Koran Kaltim Rusdianto.