Dan hampir satu bulan setelah pelantikan tersebut, Sabtu (6/7/2024) kemarin Perumdam Tirta Kencana memperkenalkan secara resmi jajaran direksi dan dewan pengawas mereka di Bagios Cafe Jalan KH Abdurasyid (eks Jalan Basuki Rahmat) Samarinda.
Dari formasi yang diperkenalkan tersebut, ada dua direktur yang bertahan yaitu Direktur Utama Wahid Hasyim dan Direktur Administrasi dan Keuangan Yusfian Noor, sementara untuk Direktur Teknik diisi oleh Kaharuddin. Pada jajaran Dewas, sebagai ketua yakni Marnabas Patiroy, dengan dua anggota Amir Husin dan Cahya Ernawan.
Wahid Hasyim sekaligus memperkenalkan Direktur Pelayanan Widyaastuti Supartinah. Bidang ini adalah yang pertama, setelah sebelumnya hanya ada tiga direksi.
Tak hanya memperkenalkan jajaran direksi dan dewas, Hasyim juga memaparkan beberapa capaian, permasalahan dan target dari Perumdam Tirta Kencana Samarinda. “Ini formasinya sudah lengkap, jadi saat ini tinggal bagaimana dari Perumdam Tirta Kencana kedepan,” ujar Hasyim kepada Korankaltim.com usai perkenalan.
Selain formasi direksi dan dewas, Hasyim juga memperkenalkan tenaga ahli Perumdam Tirta Kencana, yang diisi oleh Abdullah yang juga mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda serta Sam Syaimun, mantan Asisten II Setda Pemkot Samarinda.
Perumdam Tirta Kencana Samarinda sudah memiliki 173 ribu pelanggan pada tahun 2024 ini. “Pelayanan terus naik, cakupan juga naik. Hanya saja yang agak menjadi catatan kami ternyata lebih dari 90 persen itu adalah pelanggan domestik, atau rumah tangga, yang untuk pembayarannya disubsidi,” sebutnya.
Hasyim juga menyampaikan komitmen mereka dalam memberikan layanan pada masyarakat Samarinda dalam penyediaan air bersih.
Sementara Ketua Dewas Perumdam Tirta Kencana, Marnabas Patiroy meminta meminta pada jajaran direksi untuk meningkatkan pelayanan, khususnya dari pengaduan.
“Saya selalu komunikasi dengan semuanya, usahakan selalu ada. Kalaupun ada protes, ditampung, kemudian eksekusi secepatnya, untuk pelayanan yang lebih baik lagi,” tegas Marnabas.
Editor: Aspian Nur