Kamis, 20/06/2024

Usai Puncak Ibadah Haji, Kemenag Kaltim Pastikan Jemaah Haji Embarkasi Balikpapan dalam Keadaan Baik

Kamis, 20/06/2024

Jemaah haji asal Embarkasi Haji Balikpapan tengah beristirahat ketika wukuf di Padang Arafah. (Foto: Dok.Kemenag Kaltim)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Usai Puncak Ibadah Haji, Kemenag Kaltim Pastikan Jemaah Haji Embarkasi Balikpapan dalam Keadaan Baik

Kamis, 20/06/2024

logo

Jemaah haji asal Embarkasi Haji Balikpapan tengah beristirahat ketika wukuf di Padang Arafah. (Foto: Dok.Kemenag Kaltim)

Penulis: */Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA -  Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim mengungkapkan, kondisi jemaah haji asal Embarkasi Balikpapan saat ini dalam kondisi baik usai mengikuti prosesi puncak ibadah haji yakni wukuf di Padang Arafah pada 15-16 Juni 2024.

Ketua Tim Pendaftaran dan Dokumen Haji Reguler Bidang PHU Kemenag Kaltim, Khaeruddin menyampaikan, sebagian besar jemaah asal Kaltim dalam kondisi sehat. "Walaupun memang ada beberapa jemaah yang meninggal karena kondisi sakit," ucap Khaeruddin, Kamis (20/6/2024).

Dirinya juga menerima laporan bahwa jemaah haji asal Kaltim telah melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) dengan baik.

"Alhamdulillah juga menurut laporan petugas yang ada di sana fasilitas tenda Arafah dan Mina luar biasa, lalu makanan, minuman, serta buah-buahan sangat cukup," sebutnya.

Dia juga mengatakan, setelah puncak pelaksanaan ibadah haji di padang Arafah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Mekah memberikan imbauan bagi para jemaah haji yang sudah melaksanakan Armuzna.

"Mereka yang telah melaksanakan Armuzna dan kembali ke hotel agar tidak melaksanakan tawaf Ifadah (tawaf ziarah setelah kembali ke Kota Mekkah) dulu," ujarnya.

Hal ini dikarenakan para jemaah harus banyak beristirahat terlebih dahulu agar badan bisa kembali bugar sehingga dapat melakukan tawaf. "Karena kalau memaksakan untuk tawaf kesehatan jemaah kita bisa ikut terganggu, karena jemaah kita ini pada umumnya lebih banyak yang lansia," katanya.

Imbauan ini juga telah disampaikan kepada para petugas kloter, khususnya petugas Embarkasi Haji Balikpapan di sana agar jemaah asal Kaltim tidak memaksakan untuk beribadah.

"Kecuali memang kloter 1 atau kloter 2 yang sedang bersiap-siap untuk pulang, maka pelaksanaan tawaf Ifadah ini harus disegerakan, tetapi tidak dipaksakan bagi mereka yang Lansia, sakit, atau wanita haid untuk tawaf wada (tawaf perpisahan atau keluar dari Kota Mekkah) karena sudah gugur kewajibannya," jelas Khaeruddin.

Lebih lanjut, dirinya juga menekankan para jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci Mekah juga terus diingatkan agar tidak memaksakan banyak aktivitas, serta selalu menjaga kesehatan.

"Karena memang sepengalaman kita saat di sana (Mekah), banyak jemaah haji yang melaksanakan ibadah sunnah seperti umroh berkali-kali atau mereka ikut rombongan ziarah kemanapun, karena kadang-kadang kondisi seperti ini yang membuat jemaah drop," tuturnya.

Editor: Maruly Z

Usai Puncak Ibadah Haji, Kemenag Kaltim Pastikan Jemaah Haji Embarkasi Balikpapan dalam Keadaan Baik

Kamis, 20/06/2024

Jemaah haji asal Embarkasi Haji Balikpapan tengah beristirahat ketika wukuf di Padang Arafah. (Foto: Dok.Kemenag Kaltim)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.