Wali Kota Samarinda Andi Harun, mengakui jika desain pasar belum rampung, terutama untuk kapasitas basemant atau ruang bawah tanah yang akan dijadikan parkiran ada penambahan.
“Makanya karena kapasitasnya masih kita perlu tingkatkan, diminta untuk dikoreksi lagi desainnya, agar kapasitas tampung parkirnya lebih besar dari proyeksi sekarang,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, pengerjaan fisik pasar akan segera dimulai. Nanti sambil berjalan, barulah bisa diperkirakan perkiraan waktu molornya pekerjaan, ataukah bisa tetap sesuai perencanaan. Diungkapkan, pihaknya perlu melakukan pertemuan beberapa kali membahas rencana pembangunan pasar ini karena setelah dilakukan pembongkaran, ternyata terapat aliran sungai di bagian dalam lahan.
“Akhirnya mau tidak mau kita melakukan review desain, karena di atas sungainya tidak mungkin dibanguni strukstur kan. Jadi itu juga yang menjadi kapasitas parkir itu berkurang dari rencana semula,” imbuhnya.
“Karena setelah dibongkar, baru diketahui ada aliran sungai. Tadinya sungai itu adalah kawasan parkir, dan lumayan lebar karena sekitar 6 meter lebarnya dari depan sampai ke belakang,” lanjutnya.
Artinya untuk wilayah ruangan ini tentu akan banyak terpotong. Bahkan untuk pembangunan parkir mobil juga tak bisa dipaksakan, karena tidak boleh ada struktur bangunan di atasnya. Namun jelasnya, bisa ditambah dengan Lokasi parkir motor, sehingga tidak memerlukan bangunan atau beban yang lebih berat untuk mendirikan bangunan di atas aliran sungai itu.
“Dan kita usahakan tidak tertutup untuk menjamin sirkulasi udara. Kemudian untuk parkirnya juga relatif seperti terbuka. Jadi kemungkinan nanti kita akan desain di atas aliran sungai itu, kita pastikan alirannya tetap berjalan, tetapi di atasnya bisa digunakan untuk parkir motor,” jelasnya.
Editor: Maruly Z