"Orang tuanya mau belanja di minimarket, kondisi mesin mobilnya dimatikan saat ditinggal. Ternyata otomatis pintu langsung terkunci, dan orang tuanya tidak menyadari itu. Setelah selesai (belanja) baru sadar," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Samarinda, Hendra Senin (27/5/2024).
Orang tua bayi kemudian meminta bantuan warga sekitar, hingga informasi kejadian ini sampai ke juga ke petugas Disdamkartan. Beberapa petugas kemudian datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu.
"Jadi anggota rescue turun ke lokasi. Mereka melakukan upaya menurunkan kaca pintu mobil dengan menggunakan lakban. Tetapi belum berhasil," ujarnya.
Tim Rescue sempat menawarkan untuk dilakukan pemecahan salah satu kaca mobil karena bayi sudah menangis. "Mereka menolak, karena itu mobil pinjaman, sehingga orang tua bayi langsung meminta keluarganya mengambil kunci serep," sebutnya.
Tak berselang lama, kunci serep yang diminta orang tua ke keluarganya pun datang, dan balita berhasil dievakuasi. "Alhamdulilah kurang lebih 15 menit, bayi tersebut berhasil dievakuasi kondisi sehat, meski dalam keadaan menangis," pungkasnya. (*/kk)
Editor: Maruly Z