Senin, 20/05/2024

Truk Pengangkut Sampah Tetap Antre BBM di SPBU, DLH Samarinda Akui Aturan Sempat Diprotes Driver

Senin, 20/05/2024

Mobil sampah milik DLH Samarinda yang juga diwajibkan antre BBM Subsidi. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Truk Pengangkut Sampah Tetap Antre BBM di SPBU, DLH Samarinda Akui Aturan Sempat Diprotes Driver

Senin, 20/05/2024

logo

Mobil sampah milik DLH Samarinda yang juga diwajibkan antre BBM Subsidi. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Penulis: */Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Truk-truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda akhirnya tetap mematuhi aturan Pertamina terkait keharusan antre saat pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) pertalite atau solar di Stasiun Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) DLH Samarinda, Boy Leonarno Sianipar membenarkan jika aturan Pertamina bahwa truk pengangkut sampah harus ikut antre di SPBU banyak diprotes oleh drivernya, apalagi unit yang digunakan pengangkut sampah harus digunakan non setop sehingga tidak ada waktu melakukan pembersihan terlebih dahulu.

Ia khawatir jika truk pengangkut sampah tak sempat dibersihkan akan, aromanya akan mengganggu warga lain yang juga ikut mengantre BBM di SPBU. Padahal, menurut mereka, unit pengangkut sampah ini bisa dikategorikan sebagai kendaraan urgent atau penting yang harus didahulukan dalam pengisian bahan bakar.

“Memang kita mengikuti aturan dari pihak Pertamina. Karena menurut kami juga ini untuk mengantisipasi adanya pengetap yang meresahkan. Tetapi kadang jika pihak SBPU dan para pengendara lainnya sepakat dan memberi izin, unit kami diprioritaskan, boleh menyerobot antrean,” lanjutnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation dan CSR, PT Pertamina Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra juga membenarkan terkait adanya aturan keharusan antre BBM. Di mana, Arya membeberkan pembelian BBM juga sudah menerapkan penggunaan QR code yang merupakan salah satu upaya pihaknya guna menghindari kemungkinan terjadinya penyimpangan penggunaan BBM di lapangan.

“Yakni Pertamina untuk menyalurkan BBM bersubsidi, agar lebih tetap sasaran,” ungkap pria yang akrab disapa Arya itu.

Selain itu, QR code untuk pembelian BBM bersubsidi ini berlaku juga untuk semua kendaraan termasuk mobil layanan umum non-kedinasan, seperti ambulance, mobil jenazah, truk sampah dan pemadam kebakaran.

Editor: Maruly Z


Truk Pengangkut Sampah Tetap Antre BBM di SPBU, DLH Samarinda Akui Aturan Sempat Diprotes Driver

Senin, 20/05/2024

Mobil sampah milik DLH Samarinda yang juga diwajibkan antre BBM Subsidi. (Foto: Ainur/Korankaltim.com)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.