Dalam kunjungannya tersebut, Akmal Malik meninjau kesiapan serta mengecek beberapa perlengkapan bandara dalam melayani masyarakat selama arus mudik berlangsung. Dia menyampaikan, dalam satu harinya, Bandara APT Pranoto Samarinda telah menyediakan 16 penerbangan untuk melayani beberapa rute. "Dan sampai sejauh ini permintaan tiket pesawat masyarakat sangat tinggi, sehingga ada beberapa masyarakat yang tidak kebagian tiket," ujar Akmal Malik, Jumat (5/4/2024).
Dalam menghadapi kondisi tersebut, Akmal Malik juga mengapresiasi langkah otorita Bandara APT Pranoto dengan bekerja sama TNI Angkatan Laut untuk memfasilitasi masyarakat Kaltim yang akan mudik ke kampung halaman. "Jadi bagi masyarakat yang mengalami pembelian tiket palsu atau keterlambatan, untuk bisa diberangkatkan melalui kapal laut," katanya.
Lebih lanjut, Akmal Malik juga menerangkan, sejauh ini peningkatan penumpang di Bandara APT Pranoto sudah mencapai angka 7 hingga 12 persen. "Memang harga tiket kita sudah mentok di batas atas, dan kita bersyukur kenaikan ini mendorong inflasi di Kaltim. Karena memang biasanya kenaikan inflasi di Kaltim di dorong oleh 2 faktor, kenaikan harga beras dan kenaikan harga tranportasi udara," jelasnya.
Menurutnya memang harga tiket di Samarinda cukup tinggi, tetapi persoalannya seimbang dengan kebutuhan dan permintaan dari masyarakat.
Editor: Maruly Z