Seperti disampaikan Ketua Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Samarinda, KH Mahrus bahwa, dalam momentum ibadah puasa di bulan Ramadan seluruh jamaah serta masyarakat harus bisa menjaga persatuan dan kesatuan.
"Apalagi pelaksanaan puasa ini setelah proses pesta demokrasi di bulan Februari lalu, tentu harusnya sudah tuntas jangan sampai konflik-konflik beda pilihan dan lain sebagainya masih terbawa dan mengganggu ibadah puasa," ujar Mahrus, Senin (11/3/2024).
Dia mengingatkan, persatuan dan kesatuan adalah ruh yang telah di ajarkan pada nilai-nilai salat berjamaah. Mahrus juga menambahkan, setiap aktivitas ibadah selama bulan Ramadan masyarakat harus menyelipkan munajat atau doa yang tidak hanya ditujukan pada diri sendiri, tetapi juga doa kebaikan untuk bangsa dan negara.
Selain itu, saat ditanyakan adanya perbedaan dalam pelaksanaan awal berpuasa Mahrus mengatakan, perbedaan waktu itu merupakan hal yang biasa.
"Maka dari itu masyarakat harus bisa saling menghormati, karena perbedaan tersebut memiliki acuan dasar yang kuat juga dalam Islam, sehingga penentuan-penentuan untuk ketetapan berpuasa bisa saja terjadi perbedaan pendapat," katanya.
Lebih lanjut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Samarinda, Damingun juga mengungkapkan hal yang senada, di dalam bulan Ramadan 1445 H umat Islam harus terus menerus menjaga persatuan.
Menurutnya, walaupun ada perbedaan semisal pada pelaksanaan awal ibadah puasa itu merupakan rahmat.
"Di atas perbedaan itu pasti ada persamaan, dengan bermacam pendapat dan lainnya mari tetap disikapi dengan dewasa, sehingga perbedaan itu menjadi kasih sayang Allah agar masyarakat bisa lebih dewasa dan berfikir sehingga memperkuat kita," tuturnya.
Dia mengingatkan, jangan sampai dalam perbedaan ada kelompok-kelompok tertentu yang malah memperuncing suasana, dan itu yang harus di serta dihindari.
Damingun juga mengungkapkan, kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa haru jalankan dengan sungguh-sungguh serta gembira, sehingga pasca bulan Ramadan 1445 H ibadah yang dijalankan semakin meningkat.
"Salat 5 waktu ditingkatkan disertai dengan salat sunnah lainnya, banyak mendekatkan diri dengan membaca Alquran dan banyak-banyak berinfaq sedekah di bulan ini," pungkasnya.
Editor: Maruly Z