Ditegaskan Abah Nanang, sapaan akrab Nanang Sulaiman, aspirasi masyarakat tersebut bukan bertujuan untuk menjatuhkan wibawa pemerintah tapi lebih mengarah pada mendukung program pembangunan di daerah menuju kesiapan menyambut Ibu Kota Nusantara ( IKN).
"Mendagri Tito Karanavian juga telah menyampaikan akan melakukan evaluasi terhadap semua penjabat baik gubernur maupun bupati per tiga bulan dalam masa kerjanya, bersamaan itu pula saya sebagai perwakilan masyarakat Kaltim akan menyampaikan aspirasi dari tingkat bawah kepada pemerintah pusat," jelas Abah Nanang.
Aspirasi yang disampaikan bisa berupa usulan, kritik dan saran yang positif untuk mendukung program pembangunan di daerah. Ia memastikan hasil serap aspirasi masyarakat Kaltim akan diteruskan kepada Mendagri dan juga Presiden RI Joko Widodo untuk ditindak lanjuti.
"Laporan masyarakat akan kami sampaikan secara riil sesuai fakta dilapangan, adapun adanya kritik atau saran itu sifatnya membangun dan demi kebaikan masyarakat Kaltim," ucapnya.
Diketahui sejumlah persoalan yang sempat mengemuka di lingkup Pemprov Kaltim terkait adanya wacana pergantian atau mutasi sejumlah pejabat pemerintahan baik eselon II maupun III. Menyikapi wacana tersebut, Abah Nanang mengingatkan kepada Pj Gubernur untuk mengevaluasi kembali rencana pergantian atau mutasi pejabat tersebut mengingat saat ini tahapan Pemilu Serentak 2024 masih berjalan dan semua pejabat di daerah punya tanggung jawab untuk menjaga situasi kondusif di wilayahnya masing- masing.
"Sebagai anggota komite I DPD RI yang menjadi mitra pemerintah baik pusat maupun daerah saya punya tanggung jawab untuk mengingatkan kepada Pj Gubernur, demi menjaga situasi konfusif dan damai di benua etam," pungkas Abah Nanang.
Editor: Aspian Nur