Jumat, 23/02/2024

Belum Panen Raya Penyebab Harga Beras Premium di Kalimantan Timur Melonjak Naik

Jumat, 23/02/2024

Sawah tanaman padi yang ada di Samarinda, diprediksi akan mulai masuk masa panen di bulan Maret - April (Rahmat Surya/KK)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Belum Panen Raya Penyebab Harga Beras Premium di Kalimantan Timur Melonjak Naik

Jumat, 23/02/2024

logo

Sawah tanaman padi yang ada di Samarinda, diprediksi akan mulai masuk masa panen di bulan Maret - April (Rahmat Surya/KK)

Penulis: */Rahmat Surya 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Beberapa pekan terakhir, harga beras di Kalimantan Timur terutama yang berkualitas premium, melonjak naik, hal mana yang membuat masyarakat pun mengeluh karena harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli bahan pokok utama tersebut. 

Naiknya harga beras premium disebabkan oleh beberapa faktor, seperti menipisnya ketersediaan serta berkurangnya kuota pengiriman dari daerah penghasil.

Namun menurut Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, kenaikan harga beras juga disebabkan belum adanya masa panen raya.

Kepala DPTPH Kalimantan Timur, Siti Farisyah Yana melalui Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Amaylia Dina kepada Korankaltim.com Jumat (23/2/2024) hari ini menjelaskan, sebagian besar beras di Benua Etam masih didatangkan dari daerah Sulawesi dan Pulau Jawa.

Harga beras khususnya beras premium mulai naik dikarenakan dua daerah tersebut belum masuk masa panen raya, sehingga ketersediaan stok di daerah juga minim. Sesuai prediksi, panen raya akan berlangsung Maret bulan depan dan April mendatang.

"Karena itu produsen mulai menaikan harga, karena stok yang ada berkurang," ucap Dina.

Untuk ketersediaan stok beras lainnya masih cukup sampai bulan Ramadan nanti. "Intinya secara ketersediaan beras masih aman, hanya pasokan beras premium yang berkurang, seperti di Balikpapan ada beras premium yang dikemas disana dan itu didatangkan dari Jawa kemudian didistribusikan ke kota dan kabupaten. Tetapi menurut laporan tim pemantau ketersediaan beras tersebut di kabupaten kota sudah tidak tersedia," paparnya.

Adanya stok beras dari petani lokal Kalimantan Timur sejauh ini masih belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat. "Ketersediaan beras lokal kemungkinan hanya mampu mencukupi sekitar 20 hingga 30 persen saja, makanya untuk mencukupi kebutuhan tersebut Kaltim masih bergantung pada daerah luar," sebut Dina.


Editor: Aspian Nur

Belum Panen Raya Penyebab Harga Beras Premium di Kalimantan Timur Melonjak Naik

Jumat, 23/02/2024

Sawah tanaman padi yang ada di Samarinda, diprediksi akan mulai masuk masa panen di bulan Maret - April (Rahmat Surya/KK)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.