Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 04, Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir, Rezalditya Tri Sandi mengaku kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 11.30 WITA.
“Ada tujuh peserta, diantaranya dua Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan lima Daftar Pemilih Tetap (DPT). Kita turun, lumayan lama sih, jad harus lebih hati-hati, lebih pelan-pelan lah,” ujar Rizal pada Koran Kaltim.
Pasien ini memang didampingi, namun saat mencoblos hanya seorang diri yang diawasi KPPS yang hadir disana. Di sana juga hanya tersedia peralatan untuk mencoblos, kertas suara beserta kotak pencoblosan. Sedangkan kotak pengumpul suara diganti dengan kresek agar lebih mudah.
Diketahui memang, TPS 4 ini berada dibagian atas dekat proyek terowongan dibangun. Maka jika KPPS mengambil suara di RSJD Atma Husada, maka kotak suara tetap berada ditempat semula. “Kotak suara tetap ditempat semula, kita tidak pakai kotak suara yang dari KPU itu. Biar mempermudah,” ucap Rezaldy.
Sementara Wakil Direktur dan Keuangan RSJD Atma Husada Mahakam, Rahmawati menjelaskan ada sekitar 11 orang yang memenuhi syarata dalam pemilu ini. Keseluruhannya ini tersebar dibeberapa daerah yang membuat pihaknya harus menjemput terlebih dahulu.
“Ini baru aja keputusannya disini, kan sebetulnya ada dibelakang itu TPS. Lalu dari KPU bilang kalau mereka bisa memfasilitasi, sehingga pasien kita tidak harus naik keatas,” kata Rahmawati.
Dari 11 orang yang didaftarkan dan siap, mendadak pada hari ini ada beberapa yang harus dirawat inap. Sehingga hanya menyisahkan tujuh orang saja.
Editor: Aspian Nur