Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang, AKP Rahmat Aribowo. "Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang kami periksa dan bukti-bukti yang ada, murni tidak ada unsur kekerasan," tuturnya.
Pasalnya tambah Rahmat, dari rekaman CCTV di lokasi kejadian tersebut tampak almarhum Rahmadani (40) tersebut mabuk berat, kemudian kepala membentur pilar di karaoke dekat kasir, kemudian terjatuh.
"Gak lama itu istrinya datang, memang dia kalau mabuk, nanti sadar baru pulang sendiri, makanya ditinggal di depan situ," terangnya.
"Jadi, lebamnya itu bukan karena tindak kekerasan atau dikeroyok seperti informasi yang beredar," tegasnya.
Disinggung soal penyebab kematian almarhum tersebut pihaknya hingga saat ini masih menunggu hasil visum rumah sakit. "Karena kemarin itu pihak keluarga tidak ada biaya, dan almarhum sadarkan diri, mereka pulang ke rumah. Jadi meninggal di rumah," pungkasnya.
Sebelumnya, relawan bernama Rahmadani ditemukan tak sadarkan diri, di area parkir salah satu tempat karaoke Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, pada Sabtu (10/2/2024) lalu.
Media ini mencoba mencari bagaimana awal kronologis kejadian almarhum tersebut ditemukan tergelatak di depan area parkir tempat karaoke, hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat dan meninggal dunia saat dibawa ke rumahnya di Jalan AM Sangaji, Kelurahan Bandara Kecamatan Sungai Pinang.
Menurut salah seorang relawan Samarinda, H Udi, bahwa saat itu pada Sabtu (10/2/2024) lalu almarhum tersebut datang ke tempat karaoke dan mengkonsumsi minum minuman keras.
"Ternyata di situ mungkin dia banyak tagihan sekitar sejutaan lebih, kemudian istrinya dihubungi oleh pihak sana dan membayar tagihan itu, setelah itu dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan di sana, kalau tidak salah itu sore dia dibawa," tuturnya saat dikonfirmasi melalui ponselnya Minggu (11/2) kemarin.
Kemudian malam harinya ia mendapatkan kabar kalau Dani meninggal dunia, bergegas dirinya langsung pergi ke rumah sakit.
"Saya ke sana (rumah sakit) ternyata tidak meninggal, dia masih sadar, tetapi ngomongnya itu tidak jelas, karena merasa tidak apa-apa, dia minta pulang ke rumah. Dan hari ini pagi sekitar pukul 08.30 WITA meninggal dunia," terangnya, kemarin.
Editor: Maruly Z