Ditempat tersebut digelar acara pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAI Kalimantan Timur dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pecinta Anggrek Indonesia se-Kota/Kabupaten periode 2023-2028.
“Saya seharian tadi berkeliling di Kutai Timur dan daerah lain untuk melaksanakan tugas, terus terang saya lelah dan capek, tapi begitu datang ke acara ini, semua rasa lelah dan capek itu langsung hilang,” ujar Akmal disambut aplaus puluhan pengurus yang hadir.
Pada kesempatan itu Akmal memberikan tantangan kepada pengurus anggrek di daerah untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah terkait pelestarian keanekaragaman hayati yang saat ini sudah mulai punah, yang salah satunya adalah anggrek hitam atau Coelogyne pandurata.
"Untuk PAI, menanam anggrek di rumah sendiri adalah hal yang biasa, namun untuk bisa menanam dan mengajarkan kepada siswa sekolah gerakan menanam anggrek adalah hal yang luar biasa," sebut Akmal
Akmal meyakinkan kepada pengurus PAI di daerah dirinya serius dalam hal pelestarian keanekaragaman hayati yang ada di Benua Etam yang satu diantaranya adalah Bunga Anggrek.
"Kalau perlu akan kami berikan surat resmi kepada semua sekolah untuk membuka edukasi terkait pelestarian tanaman dalam kurikulum pembelajaran," tegas Akmal.
Pemprov Kaltim juga siap mendukung pendanaan dari pemerintah untuk menjalankan program pelestarian tanaman hayati di sekolah. "Kami berharap anak-anak sejak usia dini sudah paham dan mengerti dengan kekayaan tanaman yang ada di Kaltim, Jangan sampai mereka hanya mendengar cerita tentang kayu ulin, anggrek hitam tapi sama sekali tidak pernah tahu wujudnya," ucapnya.
Terpisah, Ketua PAI Kaltim Surya Silli menyatakan siap melaksanakan tantangan Pj Gubernur untuk membuka edukasi tanaman anggrek di sekolah. " Sangat memungkinkan untuk kami lakukan, karena sekarang sudah banyak laboratorium kultur jaringan di Kaltim, artinya dalam hal sumber benih sudah tersedia tinggal dipersiapkan teknis edukasi kepada siswa sekolah," kata Surya.
Tak bisa dipungkiri sejumlah habitat anggrek di Kaltim telah tergerus oleh perkembangan industri, sehingga ke depan bisa menjadi ancaman kepunahan. "Kami teru memberikan edukasi kepada komunitas dan masyarakat, karena dengan budidaya tanaman anggrek ini bisa memberikan nilai tambah ekonomi selain karena hobi," ungkapnya.
Selain pelantikan pengurus PAI Kaltim, digelar pula pameran tanaman anggrek yang berlangsung mulai Jumat (2/2/2024) hari ini hingga Selasa (6/2/2024) pekan depan di Kolam Ulin Arya, Sempaja, Samarinda.
Untuk pelantikan pengurus DPC malam tadi hanya minus Kutai Timur, sementara daerah lain seperti Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Berau, Paser, Penajam Paser Utara dan Balikpapan semua pengurusnya hadir.
Editor: Aspian Nur