Menurut keterangan salah warga sekitar, Aco (48) saat itu dirinya sedang memperbaiki sepeda motornya, kemudian mendengar suara istrinya berteriak 'ada anak tenggelam'. Setelah itu ia bergegas menuju ke arah anak sungai dan melihat ada dua anak laki-laki di bawah meminta tolong bahwa temannya tenggelam.
Hal itu pun sontak membuatnya langsung terjun ke sungai dan menolong anak tersebut. "Saat itu saya lihat hanya tangannya saja, kemudian tenggelam, kemudian saya terus mencari, sempat memegang, tetapi terlepas karena licin penuh lumpur," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian hari ini.
Lantaran ia kesulitan menemukan korban yang berada di dasar lumpur, akhirnya ia meminta bantuan warga lain, hingga akhirnya, bocah itu pun berhasil ditemukan.
"Saya minta bantuan warga, karena susah kan di bawah itu lumpur semua, selain itu juga kadang ada ular dan buaya. Setelah ketemu kami langsung bawa ke atas," ujarnya.
Kemudian pasca ditemukan, pihaknya pun bersama warga setempat langsung melaporkan ke Babinsa serta Bhabinkamtibmas. "Terus gak lama datang ambulans relawan, di situ dicoba untuk melakukan pertolongan pertama, mengeluarkan air dalam perutnya, air keluar, tetapi tidak sadarkan diri, kemudian langsung dibawa ke klinik Islamic Center," pungkasnya.
Sementara itu, salah satu relawan Muhammad Rizki mengatakan, saat ia tiba di lokasi, korban sudah terbaring di tengah gang, dan langsung diberikan pertolongan pertama.
"Kami sempat melakukan pertolongan, tetapi saat dari mulutnya keluar air, sudah tidak sadarkan diri dan kami langsung bawa ke klinik Islamic Center, dari keterangan medis sudah meninggal dunia," terangnya.
Setelah itu jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga ke tempat neneknya untuk disemayamkan, tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) tenggelam, hanya berbeda gang. "Langsung dibawa ke tempat neneknya, yang bawa itu ada orang tuanya," sebutnya.
Dan berdasarkan informasi pula, bahwa korban tersebut tinggal di Jalan AW Sjahranie dan saat itu si bocah berkunjung ke tempat sang nenek. "Dia lagi ditempat neneknya Gang Nusa Indah, terus main di situ (TKP) berenangan sambil cari ikan sama teman-temannya," singkatnya.
Editor: Maruly Z