Dalam beberapa kali kunjungan Presiden RI Joko Widodo juga salah satunya meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di SMP Negeri 22 di Jalan Pahlawan beberapa waktu lalu. Menurut pria yang akrab disapa AH itu, sekolah internasional ini bisa menjadi opsi salah satu tempat saat Presiden Ri kembali berkunjung ke Kota Samarinda lagi.
AH mengaku bahwa pembangunan sekolah tersebut akan dimulai pada tahun ini mulai pada tingkatan terbawah. “Kita mulai membangun sekolah itu pada tahun ini, mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA secara terpadu,” ujar AH, Sabtu (20/1/2024).
Dia juga membeberkan, nantinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota dan provinsi akan berkomunikasi. Lantaran SMA-nya nanti memang menjadi ranah pemerintah provinsi.
Meski tak menyebutkan detail pasti, dia optimis pembangunan akan dilakukan pada tahun ini. Karena Samarinda harus memiliki sekolah bertaraf internasional, untuk meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM). “Karena salah satu aspek kemajuan suatu daerah ada di kemajuan SDM-nya, yakni pada aspek penguasaan bahasa,” urainya.
AH meminta didalamnya nanti minimal satu bahasa internasional, serta memiliki institusi pendidikan berbasis kualitas baik dari sisi kurikulum maupun SDM tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta siswa.
Editor: Maruly Z