Menurut rencana, lokasi tersebut nantinya bakal dimanfaatkan untuk lokasi parkir kendaraan tambahan, mengingat lokasi parkir di bagian depan Segiri Grosir Samarinda (SGS) sudah tidak mempu menampung kendaraan pengunjung pasca relokasi sebagian pedagang Pasar Pagi ke SGS.
“Sehingga kita bisa mengurangi beban (jumlah parkir) di depan pasar. Begitu pula di atas SGS, terutama di depan untuk mengurai kesemrawutan yang kerap terjadi di Jalan Perniagaan,” ujar Andi Harun.
Nanti, menurut rencana pihaknya akan menggunakan sistem satu pintu atau parking gate. Sehingga tata kelola parkir disekitar kawasan Pasar Segiri bisa lebih tertib. Pembangunan lokasi parkir tambahan ini juga jelasnya akan dilakukan pada tahun ini.
“Kita bisa membuat tiga arah pintu masuk dari tempat kita ini berdiri (sisi kiri pintu masuk Pasar Segiri), Jalan Perniagaan, dan dari arah dalam pasar,” terangnya.
Sementara itu untuk luasan lahan yang ditinjau ini masih belum diukur secara pasti. Tetapi dia menjanjikan dalam pekan ini akan dilakukan pengukuran yang akan dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
“Ini sebetulnya sudah di drone, tetapi ukuran pastinya yang bisa menjadi eksisting akan kita sampaikan di waktu yang lain. Tapi yang pasti tadi tempat-tempat yang saya kunjungi itu adalah kawasan yang kita rencanakan jadi lokasi parkir, kemudian termasuk jalan yang kemungkinan bisa menembus dari arah pasar,” terangnya.
Dirinya berharap dengan dibangunnya lokasi parkir ini bisa mengurangi beban parkir yang terjadi di kawasan Pasar Segiri selama ini. Setelah penataan yang dilakukan di areal luar pasar, Andi Harun juga akan mulai masuk ke bagian dalam pasar untuk melakukan penataan pada tahun yang akan datang.
“Anggaran belum, baru mau kita rencanakan setelah itu PUPR akan turun dengan BPKAD busat desainnya. Nanti dari desainnya itu akan lahir anggaran,” jelasnya seraya mengatakan akan mengusahakan pengerjaan berjalan di APBD murni 2024.
Editor: Maruly Z