Ketua Relawan Info Samarinda (ITS) Joko Iswanto mengatakan, mereka mendapat informasi terjadi kemacetan di tanjakan Gunung Manggah Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kelurahan Sungai Dama, Kecamatan Samarinda Ilir
Jokis, sapaan akrabnya, langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik TNI/Polri, Dishub serta BPBD dan relawan lainnya. "Saya langsung koordinasi ke pihak-pihak terkait dan relawan saya, untuk melakukan upaya evakuasi," ujar Jokis kepada Korankaltim.com siang tadi.
Kronologis hingga kemacetan terjadi sekitar pukul 05.30 WITA truk tersebut dari arah kota hendak menuju ke Sambutan, kemudian melintas di Jalan Biawan, yang menyebabkan kabel-kabel tersangkut hingga tiang roboh serta satu warung milik warga ambruk. "Tetapi, dari pihak perusahaan bersedia ganti rugi, sudah ada kesepakatan dengan warga, kemudian tronton melanjutkan perjalanan, saat di Gunung Manggah sekitar pukul 07.00 WITA, tiba-tiba terhenti dan ternyata informasinya kehabisan solar," jelas Jokis.
Akibat kejadian itu kemacetan panjang terjadi baik dari arah Sambutan maupun sebaliknya, sehingga dilakukan upaya evakuasi, untuk menarik tronton tersebut. "Proses evakuasi kurang lebih tiga jam, dari pukul 07.00-10.00 WITA, awalnya mau menggunakan ekscavator proyek terowongan, tetapi ada truk readymix melintas dan meminta bantuan, akhirnya bisa dievakuasi," tutup Jokis.
Editor: Aspian Nur