Titik tersebut difokuskan pada kawasan ramai yakni Jalan Lambung Mangkurat, Tepian Mahakam di depan Kantor Gubernur dan Jembatan Achmad Amins atau eks Mahkota II.
"Di tiga titik itu kami akan lakukan rekayasa lalu lintas supaya tidak terjadi kemacetan sehingga bisa diantisipasi warga. Akan ada personel melayani masyarakat, sehingga arus lancar, warga pun nyaman," beber Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli saat rilis akhir tahun 2023, Jumat (29/12/2023) hari ini.
"Untuk di Jembatan Mahkota kami sudah koordinasi dengan Pemkot Samarinda, tidak ada masyarakat yang berhenti untuk merayakan tahun baru, karena itu hanya untuk jalur perlintasan," tegasnya.
Tak hanya itu saja, pada perayaan malam tahun baru nanti ada 80 titik gereja yang melaksanakan ibadah. "Kami menurunkan 318 personel untuk melakukan pengamanan di 80 titik tersebut," sebut Ary lagi.
Mengenai penggunaan kembang api atau petasan saat pergantian tahun, masyarakat diminta untuk tidak menggunakan demi keamanan bersama. "Tetapi memang ada dua yang meminta izin resmi menggunakan kembang api, yakni hotel Aston dan Gereja Bethel. Itu kami akan melakukan pengecekan oleh Brimob, memastikan penyalaan kembang api itu aman kalau digunakan di wilayah sekitar," tutup Ary.
Editor: Aspian Nur