Kepala BPBD Kaltim, Agustianur menyampaikan, dari 19 kelompok tersebut diantaranya sekitar 16 kelompok tani dari Desa Sumber Sari, dan 3 kelompok tani dari Desa Gunung Makmur.
Dia menyebutkan, bantuan yang diberikan diantaranya pompa air 190 unit, hand prayer 150 unit, dan alat panen atau combine harvester sebanyak 8 unit. "Bantuan ini kita alokasikan dari anggaran APBD Perubahan tahun 2023 dengan nilai Rp5.477.479.480 miliar," katanya.
Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik dalam kesempatan tersebut menambahkan, dengan adanya bantuan harus menjadi semangat bagi para petani. Dia mengingatkan, bantuan yang diberikan merupakan aspirasi dari masyarakat terkait kekeringan yang melanda beberapa waktu lalu.
"Alhamdulillah melalui beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dalam waktu kurang lebih 2 bulan sudah ditindaklanjuti," terangnya.
Diketahui sebelumnya, sekitar 328 hektare lahan pertanian di Desa Sumber Sari, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) beberapa waktu lalu sempat terendam banjir akibat meluapnya Sungai Long Kali sehingga petani mengalami gagal panen.
Editor: Maruly Z