Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I A Samarinda Mursidi kepada wartawan menjelaskan hal tersebut. "Sebenarnya prediksi kami puncaknya tanggal 23-24 Desember nanti, tetapi hari ini sudah ada peningkatan, dengan jumlah penumpang 1.599 orang," kata Mursidi.
Meski untuk arus mudik Nataru masih dalam batas normal, KSOP tetap melakukan antisipasi-antisipasi lonjakan penumpang. "Walaupun ada peningkatan tetapi tidak signifikan, masih normal, berbeda kalau arus mudik lebaran," sebutnya.
Untuk antisipasinya dilakukan mulai dari terminal dengan menyiapkan tempat yang nyaman bagi menumpang yang belum terangkut. "Termasuk dengan kapalnya, ada empat yang memang menuju Parepare dan penumpang bisa dialihkan ke kapal lain, kalau memang ada lonjakan penumpang yang tinggi," papar Mursidi.
Meski begitu belum ada penambahan armada kapal namun KSOP sudah menyiapkan kapal navigasi dengan kelas 1. "Kami akan koordinasi dengan operato-operator lainnya, jika terjadi peningkatan penumpang. Yang jelas karakter Nataru ini masih batas normal, kecuali Lebaran," ucapnya lagi.
Mengenai kasus Covid-19 yang kembali mencuat, mereka pun mengaku telah menerima edaran terkait hal itu. "Kami tetapi kerjasama ke KKP untuk antisipasi Covid-19 varian baru, yang jelas kami juga sudah menyiapkan perencanaan dalam mengantisipasi hal itu, misal dengan membuat edaran ke operator, kemudian disampaikan ke penumpang, untuk tetapi menjaga protokol kesehatan," ucap Mursidi.
Terpisah, Direktur Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kemenhub Putu Eka yang datang ke Samarinda mengatakan kedatanganya ke Kota Tepian berdasarkan instruksi dari Menteri untuk memastikan kesiapan di daerah jelang Nataru.
"Kami melakukan monitoring kesiapan Nataru, tidak hanya di bandara saja, tetapi juga di pelabuhan, mungkin nanti juga ke terminal," ucap Eka.
Setelah melakukan monitoring Eka mengaku Pelabuhan Samarinda sudah melakukan persiapan dengan baik. "Saya lihat tadi terminal penumpangnya bagus, tempatnya luas dan bersih, nyaman untuk penumpang, termasuk aspek keselamatan di kapal sudah baik," sebutnya. "Antisipasi yang dilakukan pun juga bagus. Artinya kolaborasi yang ada sudah berjalan dengan baik, juga soal antisipasi peningkatan covid," pungkas Eka.
Editor: Aspian Nur