Mobil Daihatsu Ceria warna hitam yang ditumpangi satu keluarga tersebut terperosok ke dalam parit dengan lebar kurang lebih hampir dua meter yang masih dalam pengerjaan.
Akibat insiden itu, ayah dan anak mengalami luka ringan, sedangkan sang ibu mengalami luka berat di bagian wajah akibat terkena besi material dan tak sadarkan diri.
Menurut keterangan salah satu saksi Kipli (34) mengatakan, saat itu dirinya sedang mengatur parkiran di salah satu mini market, tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian ia melihat mobil Daihatsu Ceria yang ditumpangi satu keluarga tersebut hendak memutar dengan kecepatan tinggi.
"Dia mau mutar, itu laju sampai bannya bunyi, mungkin dia mau nyalip, karena ada mobil di sebelah kanan, tetapi mungkin tidak tahu ada proyek parit langsung masuk ke dalam," ungkapnya.
"Dan posisi itu ada pekerjanya di dalam, posisi duduk, tetapi beruntung tidak kena, kaget saja, karena suaranya jatuh kan keras," sambungnya.
Melihat kejadian itu sontak membuat Kipli bergegas untuk menolong korban yang berada di dalam mobil tersebut. "Saya yang nolong, suami sama anaknya itu luka ringan saja, yang kasian itu istrinya luka robek di wajah karena kena besi, dan itu sudah tidak sadarkan diri (pingsan)," ujarnya.
Dirinya menyebutkan bahwa proyek tersebut memang sudah berjalan beberapa bulan dan dikerjakan bertahap di kawasan Jalan Dr Sutomo.
"Sudah cukup lama, tetapi kan bertahap, tidak ada tanda tulisan atau plang pemberitahuan, hanya ada tanda dari seng, yang dicat motif garis hitam kuning, tidak ada pembatasnya juga," tutupnya.
Pasca kejadian itu korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, guna diberikan pertolongan.
Editor: Maruly Zainuddin