Rabu (13/11/2023) lusa, IPA di kawasan tersebut akan dikuras dan dijelaskan Asisten Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Sendya Ibanez, pengurasan dilakukan pada bak pengendap, Water Treatment Plant (WTP), reservoir 1 dan 2.
“Kami memang rutin melakukan pengurasan disemua IPA yang ada di Samarinda, ini untuk menjaga kualitas air dan kepuasa pelanggan,” kata Sendi, sapaan akrab Sendya Ibanez kepada Korankaltim.com Senin (11/12/2023).
Imbas pengurasan membuat kekosongan bak selama proses berlangsung sehingga air yang tersisa hanya pada pipa penyaluran dan membutuhkan waktu mulai pukul 08.00 WITA pagi karena itu masyarakat di daerah tersebut diimbau untuk bersiap diri. Namun pengerjaan bisa saja lebih cepat tergantung dengan pengerjaannya nanti. Semakin cepat maka akan semakin baik.
Beberapa daerah yang akan terdampak seperti sebagian wiayah Perumahan Bengkuring, Perumahan Puspita Bengkuring, Jalan Durian Tunggal, Jalan Wanyi dan Jalan Padat Karya.
“Tapi kalau cepat pengerjaannya air juga tidak bisa langsung kencang mengalirnya. Jadi kita bukanya perlahan, karena takut pipanya malah bocor kan,” ucap Sendi lagi.
Masyarakat di daerah terdampak diminta untuk bisa menampung air sehari sebelum dilakukan pengurasan yaitu besok. ”Pengurasan ini kami terima informasi dari pihak distribusi memang dadakan, mudahan bisa tersampaikan. Karena ini sifatnya rutin, tiap tiga bulan sekali kan jaga kualitas air,” jelasnya
Editor: Aspian Nur