“Semua sedang diupayakan, di mana saat ini Samarinda sedang menuju kota ramah anak. Di mana Samarinda menempati posisi Nindya yang diusahakan naik ke Utama,” kata Deni, Rabu (22/11/2023).
Artinya, akan ada beberapa standarisasi yang memang harus dipenuhi untuk bisa mencapai target tersebut. Salah satunya seperti pengadaan tempat bermain anak yang sudah direalisasikan di 10 kecamatan.
Sama halnya dengan kantor-kantor yang ada di Kota Samarinda juga diwajibkan terisi tempat bermain anak yang tidak membahayakan. “Failitas untuk anak ini sudah tersedia di seluruh titik, sama halnya dengan fasilitas kesehatan (faskes). Artinya saat ini pelan-pelan pemerintah kota (pemkot) tengah mengupayakan beberapa komponen yang lain,” urainya.
Namun jelasnya, yang saat ini paling krusial adalah bagaimana menjaga agar anak bisa hidup, dan kesejahteraannya bisa terjaga. Selain itu, Deni juga menegaskan yang paling utama saat ini adalah anak bisa mendapatkan keamanan yang maksimal di manapun ia berada.
“Poin inilah yang harus bisa dijaga oleh Pemkot Samarinda selaku kepanjangan tangan dari pemerintah pusat. Di mana diharapkan bisa menekan kasus-kasus kekerasan terhadap anak,” pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin