Kepala BKKBN Kaltim, Sunarto mengatakan, kegiatan seperti ini penting untuk memberikan perkembangan positif terhadap perkembangan bayi dan balita dengan cara rutin membawa anak ke Posyandu.
"Ini sebagai salah satu upaya untuk menanggulangi stunting, maka setiap orang tua harus memastikan 1.000 HPK itu dapat diperhatikan dengan baik," ucap Sunarto saat kegiatan Gebyar Penyuluhan 1.000 HPK dalam rangka Gerakan Ayo Ikut BKB atau Posyandu, di Halaman Masjid Islamic Center, Minggu (5/11/2023).
Sunarto mendorong orang tua untuk menggelorakan ajakan ke Posyandu bagi anak bayi dan balita, khususnya usia di bawah lima tahun jika ingin memiliki komitmen untuk menjaga generasi agar tetap sehat dan cerdas.
Ia juga meminta orang tua untuk memantau perkembangan anak selaligus melakukan koreksi terhadap setiap masa tumbuh kembang anak. "Contoh ketika usia 8 dan 9 bulan dia sudah bisa melakukan apa saja dan pastikan anak kita tumbuh dengan sehat," ungkapnya.
Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso mengingatkan peran serta dari orang tua yang memiliki tanggung jawab terhadap masa perkembangan anak melalui pemberian asupan yang bergizi agar bayi dan balita menerima nutrisi yang cukup. "Saya mengapresiasi kegiatan ini dan semoga ini menjadi atensi bagi orang tua untuk memberikan segala yang terbaik demi perkembangan anak," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin