Disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Kaltim Puguh Harjanto melalui Pelaksanaan Harian (Plh) Noer Adenany, bahwa pihaknya saat ini sedang berupaya untuk dapat memaksimalkan potensi investasi dengan hadirnya IKN di Kaltim. "Di antara potensi yang kita lihat berpeluang besar adalah penyediaan bahan baku makanan," ucap Noer kepada korankaltim.com, Minggu (15/10/2023).
Dia menjelaskan, dalam peningkatan kebutuhan pangan tentu akan berdampak pula pada rencana strategis mengembangkan sektor perikanan, kelautan, pertanian, dan perkebunan di Kaltim.
"Dengan adanya IKN tentu berpotensi besar dalam menyediakan bahan baku makanan, serta dapat memberikan peluang yang signifikan untuk sektor-sektor mulai perikanan, kelautan, pertanian, dan perkebunan dalam arti yang luas," katanya.
Noer menerangkan, ke depan pihaknya akan berencana mengembangkan sektor hilirisasi dalam memanfaatkan berbagai produk yang tersedia di Kaltim. "Jadi berbagai bahan produk dari kabupaten kota, akan kita manfaatkan hilirisasinya sehingga juga mampu memenuhi kebutuhan di dalam IKN ke depan," ujarnya.
Kemudian Noer menuturkan, dalam penentuan sektor yang akan dipromosikan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan perangkat daerah terkait, sehingga pihaknya tahu mana saja yang menjadi bahan produk andalan yang ingin dikembangkan oleh daerahnya.
"Jadi dengan cara merangkul potensi yang layak dipromosikan, namun secara teknis masing-masing perangkat daerah memiliki kewenangan untuk sektor mereka," sebutnya.
Sehingga, ungkap Noer, ini menjadi fokus perhatian pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan potensi ekonomi di wilayahnya, dengan memberikan penekanan pada sumber bahan baku makanan dan kerja sama antara berbagai sektor.
"Kita berharap Kaltim ke depan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, dan yang pasti kita berperan dalam memastikan ketersediaan bahan baku yang cukup untuk memenuhi kebutuhan di IKN," pungkasnya.
Editor: Maruly Zainuddin