Saat dikonfirmasi terkait insiden tersebut, Owner Representative PT KFI, Ardhi Soemargo menyampaikan, kebakaran terjadi saat uji coba atau commissioning mesin dan peralatan di tungku batu bara pabrik smelter nikel.
"Untuk insiden terbakarnya itu di tempat persiapan bubuk batu bara yang berlokasi di samping pabrik utama sekitar pukul 17.30 WITA kemarin," ujar Ardhi, Kamis (12/10/2023).
Dia mengatakan, dalam proses pemadaman api baru bisa dikendalikan sekitar pukul 18.19 WITA oleh tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Sangasanga.
"Untuk korban dari insiden tersebut, ada sekitar 2 orang Tenaga Kerja Asing (TKA), 1 orang mengalami luka bakar dan sedang di rawat di rumah sakit, dan 1 orang meninggal," ucapnya.
Ardhi mengungkapkan, untuk kepastian penyebab insiden kebakaran tersebut masih dilakukan investigasi oleh pihak Polda Kaltim. "Jadi setelah kejadian tersebut kemarin pihak kepolisian sudah memasang garis police line untuk melakukan investigasi," terangnya.
Dirinya juga memohon bantuan serta doa supaya kejadian serupa tidak terulang kembali dan penyebab kejadian saat ini bisa secepatnya diketahui.
Editor: Maruly Zainuddin