Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengatakan, pasca mendapatkan laporan adanya kebakaran di TPA Bukit Pinang, pihaknya langsung meluncurkan unit mobil tangki dari 7 posko serta tiga unit mobil kecil dengan dibantu relawan, termasuk dengan mobil tangki Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Pelindo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta lainnya.
"Jadi, ini kami terkendala air yang minim, sehingga mau tidak mau mobil tangki yang ada kembali melakukan pengisian ulang. Selain itu, jarak masuk ke titik api juga cukup jauh dan bau menyengat, membuat petugas sedikit kesulitan," ujarnya.
Disinggung soal dugaan penyebab kebakaran tersebut, pihaknya belum mengetahui pasti. "Kalau informasinya itu ada pemulung yang diduga membuang puntung rokok," pungkasnya.
Hingga pukul 14.20 WITA dari pantauan di lapangan, sudah terlihat kondisi kepulan asap putih. Tetapi, meski begitu, petugas di lokasi tetap melakukan penyiraman dengan menggunakan mobil tangki, memastikan sudah tidak ada titik api.
Editor: Maruly Zainuddin