Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu melalui Analis Kebijakan Ahli Muda, Sub Kebijakan Penguji Kendaraan Bermotor, Marlian Rizal menerangkan dalam melakukan pengukuran pihaknya juga melibatkan beberapa relawan Info Taruna Samarinda (ITS).
"Perintah Pak Kadis untuk mendampingi teman-teman relawan karena dapat informasi di grup bahwa ada keluhan untuk mencoba berapa sih batasnya ambulans yang ada di Kota Samarinda," ujarnya, Senin (7/8).
Rizal mengaku pihaknya hanya melakukan pengukuran, sementara untuk proses pengerjaan terkait portal ini akan masuk di Dinas PUPR Samarinda.
Diketahui memang pemasangan ini juga karena adanya kasus yang serupa sehingga meskipun adanya barier dianggap tidak efektif karena bisa digeser.
"Bukan hanya kasus kemarin aja sebenarnya, tapi memang sebelum-sebelumnya sudah ada. Bahkan dalam kurun waktu setengah tahun terakhir kita dilema dengan penjagaan," terangnya.
Dirinya juga berharap dari Dinas PUPR Samarinda bisa segera melakukan perbaikan meskipun di luar standar yang diberikan oleh instansinya.
Ia juga menjelaskan pemasangan portal ini bukan hal baru karena sebelum-sebelumnya juga pernah dicoba. Namun, juga sering ditabrak, sehingga dari Dishub Samarinda meningkatkan kekuatan dari portal yang dipasang. Saat ini yang baru diukur hanya ambulans.
Kepala Dinas PUPR Samarinda Desi Damayanti melalui Staf Teknis Bina Marga Rezky Samudra Aprilyan menjelaskan pihaknya selalu siap sedia dalam perbaikan portal setelah pengukuran.
"Kami sebenarnya siap saja dalam artian selama yang memberi rekomendasi Dishub memang ditinggikan. Kami tinggal menunggu hasil keputusan dari teman-teman Dishub saja berapa tingginya," tegasnya.
Rezky jug menyampaikan, Dinas PUPR akan menyesuaikan dengan hasil uji coba yang dilakukan oleh Dishub Samarinda.
Dari PUPR Samarinda memiliki standar 2,1 meter untuk ketinggian portal. Namun, ukuran itu di luar kendaraan kecil yang dimodifikasi.
"Tadi kalau tidak salah rata-rata baknya sangkut, kalau anggaran Rp3 miliar, tapi itu keseluruhan kalau rinciannya belum pegang data," imbuhnya.
Namun, Rezky menekankan apabila rekomendasi dari Dishub Samarinda sudah keluar maka akan dilaksanakan perbaikan saat itu juga.
Editor: Supiansyah