Dinas Sosial dan
Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda pun mencoba membuat
terobosan dengan mengusulkan pembangunan rumah kreasi untuk mengatasi
persoalan banyaknya anjal dan gepeng.
Kepala Dinsos PM
Samarinda Isfihani mengatakan, usulan anggaran untuk pembangunan rumah
kreasi ini akan dimasukkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
(APBD) murni 2024 mendatang yang tujuannya untuk melakukan pembinaan
anjal dan gepeng.
“Misal kita berikan mereka pelatihan seperti
teknik alat berat, nanti setelahnya baru mereka kita lepaskan lagi,”
ungkapnya pada korankaltim.com.
Dalam pengelolaan rumah kreasi
ini, pihaknya bakal berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker),
Dinas Pendidikan dan Kebudyaan (Disdibud), serta Balai Latihan Kerja
Indonesia (BLKI).
“Perubahan anggaran yang kami usulkan dari
Rp 14 miliar menjadi Rp 26 miliar yang kami coba usulkan, semoga saja
disetujui,” urainya.
Rumah kreasi ini nantinya sebagai wadah
pelatihan untuk anjal maupun gepeng guna meningkatkan keterampilan
mereka, meskipun jelasnya lagi berbagai upaya telah dilakukan sebelumnya
untuk mengatasi persoalan anjal dan gepeng namun tidak membuahkan
hasil.
“Kami bahkan sudah memberikan uang dan kami antarkan ke
terminal untuk pulang ke daerahnya masing-masing. Tetapi ternyata pas
sore kita lihat mereka ada lagi,” jelasnya.
Untuk mendapatkan
dukungan mengenai rencana tersebut, pihaknya sudah melakukan pertemuan
dengan DPRD membahas usulan program yang bakal diusulkan. Terutama dalam
penyusunan kurikulum khusus untuk pengajaran dalam pembinaan anjal dan
gepeng pada tahun yang akan datang.
“Nanti mereka akan
mendapatkan pendidikan di rumah kreasi tersebut, lalu spekrumnya 70
persen keterampilan dan 30 persen untuk pendidikan,” bebernya.
Apabila
disetujui, untuk pembangunan rumah kreasi ini nantinya akan berlokasi
di dua tempat, yakni Panti Sosial Kota Samarinda dan di wilayah Teluk
Lerong.
Terpisah, Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Anwar Hakim juga mendorong Dinsos dan PM untuk membangun rumah kreasi ini.
“Saya
rasa ini merupakan program yang bagus, selain untuk meningkatklan skil
(keterampilan) mereka, juga bisa mengurangi anjal dan gepeng yang ada di
Samarinda,” terangnya.
Editor: Maruly Zainuddin