Kapal Motor (KM) Pulau Putri itu sendiri dalam posisi docking dan proses pengelasan dilakukan di dalam tangki kamar mesin.
Beruntung dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, tetapi satu pekerja bernama Sunaryo berusia 48 tajun mengalami sesak nafas akibat terhirup asap di dalam tangki dan sudah dibawa ke Puskesmas.
Api muncul diduga akibat pengelasan yang dilakukan oleh Sunaryo, hingga muncu percikan dan api membesar. Beruntung, api bisa dipadamkan dengan dibantu doking dan kapal sekitar.
Dikonfirmasi terkait dengan insiden tersebut Kasat Polairud Polresta Samarinda Kompol Teuku Zia Fahlevi melalui Iptu Ribut mengatakan pasca mendapatkan laporan anggota langsung menuju ke lokasi kejadian.
"Anggota langsung kami turunkan ke TKP, pasca ada laporan," kata Ribut saat dikonfirmasi hari ini.
Untuk langkah selanjutnya pihaknya melakukan melakukan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
"Ada tiga orang yang kami bawa ke kantor, untuk dimintai keterangan, untuk di mintai keterangan," sebutnya.
Disinggung soal kondisi Sunaryo, hingga saat ini masih menjalani perawatan di puskesmas.
"Masih dirawat di puskesmas, nanti kami mintai keterangan juga kalau sudah pulih," pungkas Ribut.
Editor: Aspian Nur