"Iya, walaupun ini pipanya masih belum dimanfaatkan, tetapi ini masuk dalam perencanaan kami (PDAM) ke depannya," katanya saat ditemui di lokasi kejadian pada Senin (3/7/2023) hari ini.
Dia mengatakan, setelah pihaknya melakukan pengecekan ternyata pada pipa berdiamater 400 milimeter tersebut terdapat delapan klem yang berfungsi sebagai pelat penahan pipa ada yang bergeser dan terlepas.
Untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan melakukan pendataan lebih detail, mana saja yang mengalami kerusakan. "Ini kami masih fokus dimana saja kerusakannya, yang jelas kalau misalnya ada tekanan pasti roboh," sebutnya.
Terkait dengan kerugian material yang dialami, pihaknya mengaku belum bisa memastikan."Ini masih kami hitung-hitung dulu," katanya. Pihaknya pun mengaku telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan.
Sebelumnya, pada Senin (3/7/2023) sekitar pukul 12.30 WITA, tongkang Indomarina 3002 yang ditarik Tug Boat (TB) Atlantic, tanpa muatan terbawa arus hingga menabrak pipa besi milik PDAM Tirta Kencana di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota.
Kejadian tersebut diduga akibat tali towing terlilit di salah satu baling-baling, dan membuat TB tak sanggup menarik dan menyebabkan tongkang terbawa arus hingga menabrak pipa induk PDAM.
Editor: Maruly Zainuddin