Jalan antar kota ini terendam banjir dari arah simpang tiga Jalan HAM Rifaddin hingga di depan SMA Plus Melati setelah diguyur hujan sekitar 2 jam. Salah seorang warga setempat, Rudin Lapandewa mengatakan, banjir yang menggenang di jalan tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat terutama warga yang sedang melintas.
"Kita tunggu saja sampai genangannya turun, baru lanjutin aktivitas. Jujur saja kalau begini saya sudah terbiasa, tapi pemerintah harus mampu menangani," tegas Rudin Lapandewa, Senin (5/6/23).
Berdasarkan data Badan Penanggunalan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, terdapat 7 lokasi banjir yang menggenangi Samarinda, diantaranya Jalan HAM Rifaddin, Simpang Pasir, Parikesit, Anjasmoro, Ampera, Anjasmoro RT 21 Rawa Makmur, TK/PAUD dan aula Kelurahan Rawa Makmur.
Menurut Kepala BPBD Samarinda, Suwarso, intensitas hujan saat ini cukup deras dengan durasi waktu sekitar 1 jam dan dilanjut dengan hujan intensitas ringan. Maka dari itu banjir yang terjadi menurutnya masih dalam kategori aman.
"Kondisi bendungan masih terbilang aman, jadi banjir yang menggenangi berdasarkan data yang kita punya sekitar 15-40 sentimeter," ujar Mantan Camat Palaran ini seraya menambahkan pihaknya tidak menerima laporan adanya bencana longsor atau pun pohon tumbang.
Editor: Maruly Zainuddin