Namun hal itu ditampik Ketua Penyelenggara Kegiatan AMNB, Mugeni. Menurutnya, Isran for Indonesia 2024 lebih kepada dukungan kepada orang nomor satu di Benua Etam itu untuk menjadi tokoh Kaltim dan nasional serta berperan untuk kemajuan bangsa dan negara di masa mendatang.
“Tak bisa dipungkiri, Pak Isran memiliki peran penting terhadap bangsa dan negara Indonesia selama ini. Kami mendukung beliau sebagai tokoh Kaltim, soal beliau jadi cawapres, itu tergantung bagaimana nanti, intinya kami mendorong dan mendukung apa yang jadi pilihan Pak Isran,” sebut Mugeni dalam wawancara kepada media usai acara tersebut.
Sementara Isran Noor merasa senang dengan digelarnya acara silaturahmi ini apalagi hadir beberapa tokoh yang pernah berperan dalam pembangunan di Kalimantan Timur. “Tentu kegiatan seperti ini harus disambut baik, karena digelar dengan niatan silaturahmi didasari keinginan tulus,” ujar Isran.
Mengenai tagline Isran for Indonesia 2024, ditegaskan mantan Bupati Kutai Timur ini itu bukan terkait Pemilu 2024 dan tak terkait personal dirinya. “Yang menjadi poin penting adalah Kaltim for Indonesia, bukan Isran for Indonesia, jadi bukan kepada diri saya pribadi, tapi peran provinsi ini, siapa pun nantinya kepala daerah yang memimpin harus tetap memberi manfaat kepada bangsa dan negara,” tegas Isran.
Karena itu lewat momen ini juga Isran menegaskan kalau Kalimantan Timur yang menyumbang banyak untuk devisa negara, bahkan mayoritas, layak disebut sebagai Kaltim for Indonesia, bukti kalau kontribusi daerah ini sangat besar terhadap pembangunan di Nusantara, terlebih lagi ada Ibu Kota Negara (IKN).
“Apa yang tidak ada di Kaltim? Batu bara, minyak dan gas bahkan kita melepas sebagian wilayah untuk kepentingan Indonesia dengan dibangunnya IKN, itu bukti kontribusi besar untuk Indonesia, karena itu layak disebut Kaltim for Indonesia,” tegasnya.
Dan dipastikan Isran itu bukan semata-mata karena peran dirinya, tapi masyarakat, tokoh penting di daerah ini juga para pemimpin daerah yang membuat Kaltim for Indonesia layak disematkan. “Jadi bukan Kaltim untuk 2024, tapi Kaltim for Indonesia Forever,” ujar Isran yang disambut tepuk tangan mereka yang hadir pada acara tersebut.
Editor: Aspian Nur