Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH mengaku pihaknya langsung menerjunkan unit pemadam dari dua posko terdekat yakni posko 6 dan 5, sesaat setelah menerima laporan. "Dibantu dengan puluhan relawan Samarinda, yang ikut membantu," ujar Hendra.
Disinggung soal dugaan penyebab kebakaran tersebut, Hendra mengatakan dugaan awal akibat korsleting listrik. "Informasi yang kami dapat itu korsleting listrik, tetapi untuk pastinya masih dalam penanganan kepolisian," sebutnya.
Hendra bilang, saat proses pemadaman pihaknya menemukan sejumlah tandon yang diduga berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Tandon-tandon itu, disebut membikin petugas sedikit kewalahan saat melakukan pemadaman.
"Iya itu banyak tumpukan solar dalam tandon, ada tiner serta ban bekas truk. Itu kantor yang bergerak di bidang transportasi, tetapi banyak numpuk solar," ujarnya.
Upaya pemadaman sendiri berlangsung kurang lebih 1 jam 10 menit. "Jadi, kami menggunakan busa supaya api tidak menyala kembali," pungkasnya.
Editor: Rusdianto