Hal ini diungkapkan Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ahmad Abdullah saat dikonfirmasi, Senin (15/5/2023) hari ini.
"Secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban, tetapi untuk pastinya kami masih menunggu hasil visum rumah sakit, dugaan penyebab almarhum meninggal," ungkap Kompol Ahmad.
Namun demikian, pihaknya tetap mendalami kemungkinan-kemungkinan, apabila yang bersangkutan meninggal akibat adanya unsur tindak pidana.
"Tetapi, yang jelas dari pihak keluarga ini mengaku merasa tidak keberatan, atas meninggalnya korban, dan mereka membuat surat pernyataan," tuturnya.
Disinggung soal dugaan korban ini merupakan pengguna aktif narkotika dan pernah dilakukan rehabilitasi di balai rehab BBN, pihaknya tidak mendapatkan laporan tersebut.
"Kami tidak tahu soal itu, tidak tahu kalau dilainnya ya," tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Jianto alias Yanto (40) ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Jalan Bendungan Benanga, RT. 31, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda, di dalam kamar lantai dua, Minggu (14/5) sekitar pukul 13.00 Wita.
Editor: Rusdianto