Sebelumnya, beredar kabar bahwa nenek yang ditemukan tepat di belakang Kantor Dinsos Samarinda tersebut diduga diterlantarkan oleh keluarganya.
"Memang tadi ada teman-teman yang melihat (Nenek tersebut) di kantin tertelungkup di parit," ujar Kasi Rehabilitasi Anak dan Sosial, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Kota Samarinda, Saryoto, Senin (8/5/2023).
Ketika ditemukan, lansia tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Inche Abdoel Moeis. "Saat diperiksa juga tidak ditemukan sakit yang sifatnya kronis atau permanen, dan disuruh bawa pulang," ucapnya.
Dinsos sendiri, lanjut Saryoto langsung membuat pengumuman yang disebar melalui media sosial, dengan tujuan agar keluarga nenek tersebut mengetahui masih orang tua mereka.
Benar saja, tak lama berselang pihak keluarga yang membaca pengumuman di media sosial, menghubungi pihak Dinsos PM Samarinda.
"Akhirnya keluarga ini baru mengetahui dan menyusul di RSUD IA Moeis, terus kita klarifikasi dengan pihak keluarga," ujarnya.
Pihak keluarga memastikan, tidak pernah melakukan penelantaran atau membuang lansia yang ditemukan di Kantor Dinsos Samarinda ini.
"Ternyata lansianya sendiri yang kabur dan tidak bisa pulang, menurut informasinya lansia tersebut tinggal di kawasan Jalan Gadjah Mada," kata Saryoto.
Editor: Rusdianto