Penanganan pascabanjir di 52 titik yang tercatat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPBD) diminta oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun agar segera diatasi dan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak.
Hal ini disampaikan Kepala BPBD Samarinda Suwarso. "Mulai dari OPD, TNI-Polri, camat hingga lurah semua harus bergerak," tegas Suwarso Selasa (2/5/2023) hari ini.
Saat ini masih ada beberapa titik genangan yang terjadi di Kota Samarinda seperti di SMA 4 Samarinda Seberang, termasuk Jalan Padat Karya Sungai Kunjang.
"Hingga sekarang kami masih memonitor terus, kalau ada yang perlu perahu untuk evakuasi kami kirimkan," ucapnya.
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kemarau di Kota Tepian diprediksi mulai Juli mendatang dan saat ini Samarinda masih masuk dalam musim pancaroba.
"Kemungkinan curah hujan sekitar 50 sampai 150 mm menjelang kemarau itu termasuk curah hujan yang tinggi dan berlangsung pada masa pancaroba," ungkap Suwarso.
Terkait banjir di Kawasan Loa Buah, BPBD Samarinda sudah melakukan penanganan. "Kami sudah kirim perahu, di Jalan Sendawar dan Jalan Flamboyan tadi malam sudah disampaikan dengan lurah tentang kendaraan roda dua yang diangkut secara mandiri oleh warga sekitar," sebut Suwarso.
Editor: Aspian Nur