Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Suwarso menuturkan hujan yang mengguyur sejak pukul 17.30 WITA mengakibatkan sekitar 52 titik banjir di Kota Tepian.
"Khususnya di kawasan Mugirejo hingga ke simpang Alaya terjadi kemacetan karena banjir yang cukup tinggi," ucap Suwarso, Senin (1/5/2023).
Kondisi genangan air di beberapa titik tersebut disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, sehingga ada beberapa saluran air atau drainase yang tidak mampu menampung dengan curah hujan sebanyak itu.
Suwarso juga menyebutkan, untuk kondisi banjir di beberapa titik ini dipastikan dapat surut dalam kurun waktu kurang lebih 2 hingga 3 jam, mengingat di beberapa titik saat ini kondisi air sudah surut.
"Seperti di Pasundan itu dalam waktu 1 hingga 2 jam juga sudah kering," sebutnya.
Memang ada beberapa titik yang kondisi kedalaman airnya mencapai 50 hingga 60 cm, tetapi bisa dipastikan banjir kali ini tidak akan terlalu lama.
Selain kondisi banjir yang menggenang sekitar 52 titik, untuk tanah longsor dan pohon tumbang hingga saat ini belum ada laporan.
"Tapi kami tetap memonitor bersama teman-teman relawan dan masyarakat untuk menginformasikan kepada BPBD," jelas Suwarso.
Editor: Aspian Nur