Kepala Disdukcapil Kota Samarinda, Abdullah mengatakan, biasanya pascalebaran Idulfitri perpindahan penduduk yang datang dari luar daerah ke Kota Samarinda masih didominasi oleh masyarakat dari pulau Jawa dan Sulawesi. "Khususnya dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan," sebut Abdullah, Kamis (27/4/2023).
Saat ini, jumlah penduduk Samarinda yang resmi pada semester terakhir di tahun 2022, sebanyak 849.171 jiwa, dan menurutnya jumlah penduduk Kota Samarinda adalah jumlah penduduk terbanyak se-Kalimantan.
Dia menuturkan, sejak diputuskan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur serta Kota Samarinda sebagai salah satu kota penyangga, peningkatan penduduk tiap tahunnya mulai terasa.
"Ketika IKN baru dicanangkan di Kaltim, peningkatan penduduk yang berpindah dari beberapa daerah agak mulai naik dan ini rata-rata setiap tahunnya selalu bertambah," ucapnya.
Abdullah menerangkan, tren kenaikan tersebut tercatat rata-rata mencapai 2 persen tiap tahun. Yang menjadi faktor pendukungnya migrasi penduduk sebagian besar dipengaruhi karena adanya pembangunan IKN kemudian juga kondisi Covid 19 yang mulai membaik, sehingga berdampak pada mobilisasi penduduk yang kembali berjalan normal.
Editor: Rusdianto