Kepala KSOP Kelas IIA Samarinda Letkol Mar Triyanto menjelaskan hal tersebut kepada Korankaltim.com. "Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas di depan pelabuhan, supaya tidak ada kemacetan," ungkapnya.
KSOP sudah berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda agar di depan pelabuhan Jalan Yos Sudarso diberlakukan jalur satu arah.
"Kalau nanti ada bongkar muat di Pelabuhan pasti menimbulkan kemacetan, walau hanya dua jam tetap stagnan tidak berjalan. Ini yang kami mau antisipsi," sebut Triyanto lagi.
Sementara Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek KP Samarinda Kompol Subari mengatakan ada 160 personel gabungan dipersiapkan baik dari kepolisian, KSOP, Pelindo, Basarnas dan KKP untuk pengamanan arus balik Kamis (27/4/2023) besok.
Berdasarkan manifes atau data jumlah penumpang, KM Prince Soya dari Pare-Pare akan datang membawa 1.706 penumpang dan satu unit mobil ke Samarinda.
"Itu kapal pertama untuk arus balik, dengan membawa 1.706 penumpang dan satu unit mobil, ini berdasarkan manifes yang kami terima," kata Subari.
Nantinya personel yang telah dipersiapkan ini akan melakukan pengamanan serta memberikan imbauan kepala para penumpang. "Kami di-back up dari Satsamapta, Lantas dan Binmas. Jadi semua sudah dispersiapkan untuk arus balik besok," katanya lagi.
Mereka juga akan melakukan pengaturan lalu lintas di depan Pelabuhan untuk menghindari kemacetan. "Jalan tidak ditutup total, tetapi lebih selektif kendaraan yang diperbolehkan lewat, termasuk depan polsek tidak ada yang boleh parkir, supaya tidak macet," tutup Subari.
Editor: Aspian Nur