Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda, Hendra AH.
"Saat petugas tiba di lokasi sudah padam, karena yang terbakar itu kabel kipas angin di lantai tiga dalam gudang. Pihak toko dan relawan yang duluan datang sudah memadamkan menggunakan apar sehingga api tidak menyebar," kata Hendra dikonfirmasi Rabu (26/4/2023) hari ini.
Hendra berharap baik toko-toko maupun rumah juga menyediakan apar sebagai pencegahan awal. "Mereka sudah melakukan pencegahan awal dan kami berharap bisa menjadi contoh, baik rumah, toko, masjid dan lainnya bisa menyediakan apar," ucap Hendra lagi.
Diketahui dalam insiden kebakaran yang membuat seisi toko dipenuhi asap tebal ini, dua karyawan toko harus mendapat perawatan berupa oksigen karena gangguan pernapasan akibat menghirup asap saat memadamkan api di lantai tiga toko tersebut. Namun kondisi keduanya berangsur pulih sementara kebakaran bisa dicegah kurang dari setengah jam kemudian.
Editor: Aspian Nur