Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Satuan Pelaksanaan Terminal Sungai Kunjang, Eko Novianti. Ia mengatakan, pasca lebaran untuk penumpang yang berangkat dan datang masih sama seperti hari biasanya.
"Tidak ada lonjakan sama sekali," sebut Eko, saat ditemui Korankaltim.com, Selasa (25/4/2023).
Dia mengatakan, sejauh ini menurut pantauannya hanya sedikit peningkatan penumpang tidak seperti di Terminal Bis Samarinda Seberang.
"Karena kan di Terminal Samarinda Seberang itu untuk keberangkatan antarprovinsi, sedangkan untuk di Terminal Sungai Kunjang adalah terminal antarkota dalam provinsi," katanya.
Eko menerangkan, untuk keberangkatan di Terminal Sungai Kunjang kebanyakan adalah jurusan Samarinda-Balikpapan dan itu kondisinya masih normal.
"Yang ke Tanah Hulu memang ada seperti bis Damri, untuk jurusan Muara Muntai, Bongan, kemudian Kembang Janggut, sama Kota Bangun," ujarnya.
Dirinya mengatakan, untuk jurusan ke Tanah Hulu dalam beberapa waktu ini agak sedikit ramai, khususnya bis keberangkatan pagi yang menuju Muara Muntai, Bongan, dan Kota Bangun.
"Kota Bangun itu biasa sehari 2 bis, semenjak sesudah melewati Lebaran bisa 3 bis yang berangkat," terang Eko.
Eko menjelaskan, untuk keberangkatan bis ke arah Kota Bangun menggunakan bis kecil dengan daya angkut 27 penumpang, maka diperlukan sampai 3 bis perhari untuk keberangkatan.
"Kalau armada yang beroperasi di Terminal Sungai Kunjang ada sekitar 25 hingga 30 bis yang memiliki jurusan Balikpapan dan Tanah Hulu," tuturnya.
Sejauh ini Eko juga menyebutkan, karena tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan jam operasional terminal pun masih berjalan normal, mulai dari pukul 06.30 WITA hingga 20.00 WITA perharinya.
"Masih sama seperti hari biasa, karena terminal inikan kalau bis sudah keluar rata-rata penumpang berangkat tidak dari sini, ada yang di Big Mall dan Samarinda Sebrang, jadi sejauh ini yang kita lihat kondisi keberangkatan dan kedatangan masih normal," pungkasnya.
Editor: Rusdianto