Imam Salat Idulfitri di GOR Segiri, Masykur Sarmian mengungkapkan, perbedaan merupakan rahmat yang mengajarkan seluruh umat Islam untuk dapat saling menghargai.
Perbedaan pelaksanaan bukan menjadi persoalan serius, yang terpenting di bulan suci ini silaturahmi antarsesama tetap berjalan dengan baik.
"Tidak masalah adanya perbedaan, justru inilah khasanah Islam, adanya perbedaan itu hanya bagaimana metode melihat hilalnya saja," ucap Masykur usai memimpin salat Idulfitri 1444 Hijriyah di Halaman Parkir GOR Segiri.
Sebagain Umat Muslim lainnya ada yang mengikuti keputusan pemerintah dengan Hari Raya Idulfitri yang jatuh hari Sabtu (22/4/2023) besok, artinya sebagian umat muslim masih menjalankan ibadah puasanya.
Menanggapi hal itu, Masykur mengimbau kepada jemaah Muhammadiyah untuk tidak menggelar pesta makan dan kegiatan lainnya yang akan menggoyahkan niat puasa bagi mereka yang masih berpuasa.
"Imbauan kami sudah jelas, tidak boleh ada pesta, tidak boleh makan-makan terbuka, jadi jangan sampai mengganggu aktivitas ibadah puasa bagi yang menjalankan," tegas Masykur.
Editor: Aspian Nur