Bagi muslim Muhammadiyah telah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Jumat (21/4/2023). Sementara dari pemerintah sampai saat ini masih belum ditentukan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kaltim Abdul Khaliq mengimbau umat muslim agar dapat tetap kondusif, saling menghormati dan menjaga ukhuwah islamiyah.
"Karena ada potensi ada perbedaan penetapan 1 Syawal antara pemerintah dan Muhammadiyah," ungkapnya, Rabu (19/4/2023).
Ia mengharapkan baik dari pemerintah maupun penganut Muhammadiyah dapat melaksanakan salat Idulfitri dengan baik.
Dari melakukan takbiran di musala atau masjid pun tetap menjaga waktu. "Jangan sampai terlalu larut malam juga," sebutnya.
Selain itu, bagi yang melakukan takbiran keliling juga dapat menjaga kondisi agar tetap tertib, aman, dan lancar.
Sementara, bagi masyarakat yang melaksanakan salat Idulfitri di lapangan terbuka dan membawa alas koran atau sebagainya diharapkan menjaga kebersihan setelah melaksanakan ibadah salat.
"Mengumpulkan kembali sampah sampah yang dibawa agar lingkungan kita di Kaltim tetap bersih," harapnya.
Sebagai informasi, imbauan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Hari Raya Idulfitri Tahun 1444 Hijriah/2023 Masehi.
Editor: Supiansyah