Adalah Riski, nama anak berusia 11 tahun itu yang tenggelam setelah terseret arus Sungai Mahakam di Jalan Pattimura RT 16, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda.
Riski sebelum tenggelam ditelan Sungai Mahakam berenang bersama empat temannya Putra, teman Riski menjelaskan, mereka berenang dan saat hari semakin petang memutuskan untuk pulang.
Saat hendak naik dari sungai Putra mendengar teriakan Riski meminta tolong. Bersama temannya Adit, Putra berusaha menarik Riski ke tepi namun karena kondisi air yang pasang pegangan mereka terlepas dan Putra bersama Adit yang sama sama berusia 12 tahun lebih dulu menepi.
"Saya sama teman-teman langsung minta tolong sama orang di sekitar, tetapi saat kembali ternyata Riski sudah tidak ada," kata Putra kepada Korankaltim.com sore tadi.
Riski saat berenang mengenakan celana pendek warna biru motif garis putih.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Anton Saman saat dikonfirmasi mengatakan setelah mendapatkan laporan dan anggotanya langsung menuju lokasi, berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) serta Polairud Polresta Samarinda.
"Dari keterangan temannya, anak itu berteriak minta tolong saat mereka hendak pulang tapi waktu ditarik dua temannya terlepas dan hilang," kata Anton .
"Karena anak-anak ini tidak mampu menarik, mereka minta tolong warga di sekitar, tetapi tidak sempat karena temannya sudah tidak ada," tutupnya.
Tim SAR gabungan TNI/Polri, Basarnas serta relawan pun melakukan upaya pencarian tetapi belum membuahkan hasil hingga berita ini diturunkan.
Editor: Aspian Nur