Diketahui dalam kecelakaan yang terjadi Rabu (8/2/2023) pagi kemarin, dua mobil besar jenis Dumpt Truk (DT) roda enam adu banteng di jalur pengangkutan batu bara atau hauling yang membuat nyawa sopir bernama Ayub Laitu yang berusia 25 tahun meninggal dunia karena terjepit di bagian depan DT yang ringsek imbas benturan yang sangat keras.
Polisi di Polsek Anggana menerima laporan kejadian tersebut pukul 09.00 WITA. Kapolsek Anggana AKP Andy Wahyudi saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (9/2/2023) hari ini menjelaskan mengenai pemeriksaan para saksi tersebut.
"Saat ini tim dari Polres Tenggarong turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, jadi kami di-back up Polres, memeriksa saksi dari pihak perusahaan," kata Andy kepada Korankaltim.com.
Andy kembali menjelaskan kronologis kejadian dimana kedua DT terjadi saat kedua truk sama-sama jalan dari arah berlawanan.
"Satu dari pit (tambang terbuka) menuju ke jetty yang dikemudikan almarhum, sedangkan satunya baru mau naik. DT yang dikemudikan almarhum keluar jalur, kemungkinan mengantuk dan terjadi insiden itu," paparnya.
Selama proses penyelidikan berjalan, untuk aktivitas di PT.SKN dipastikan di stop sementara. "Saat ini tidak ada kegiatan, kendaraan yang terlibat juga sudah kami amankan untuk dilakukan penyelidikan," imbuhnya.
Mengenai kondisi teman almarhum Ayub yaitu Herman, saat ini disebut Andy masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda.
"Informasi terakhir masih dalam perawatan, untuk almarhum dibawa keluarganya ke Sulawesi," pungkas Andy.
Editor: Aspian Nur