Hal ini lantaran aksi spontannya yang belum lama ini dilakukannya, ia rela untuk menjaminkan kendaraan roda dua miliknya itu, kepentingan masyarakat banyak yaitu menyewa ekskavator untuk mengevakuasi sebuah truk trailer yang melintang di Gunung Manggah, di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kelurahan Sungai Dalam, Kecamatan Samarinda Ilir, belum lama ini.
Apa yang dilakukan Azmiadi tersebut, memang sangat mulia, bagaimana tidak, kondisi truk yang melintang ini membuat akses jalan tersebut tersendat, kurang lebih 16 jam.
Karena, aksinya ini Azmiadi kini banyak dikenal, bahkan ya pemberitaan tentangnya di media lokal maupun nasional seakan tak pernah putus. Hal ini pun membuat bangga masyarakat Kota Tepian, Pemkot Samarinda, terkhusus di lingkup TNI.
Atas perbuatannya itu, banyak penghargaan yang diberikan kepadanya dan kini ia kembali mendapatkan kesempatan bertemu dengan pimpinan tertingginya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
"Saya awalnya seperti mimpi, percaya gak percaya, dikasih tahu kalau saya diperintahkan ke Jakarta untuk bertemu bapak Panglima," katanya Selasa (7/2/2023) tadi malam.
"Jadi, Dandim hubungi saya, bilangnya besok berangkat ke Jakarta. Ya, saya bilang siap komandan," sambungnya.
Ia pun menambahkan bahwa pertemuannya dengan Panglima tersebut pada Kamis (9/2/2023) pada pukul 07.00 WIB di Pusat Sejarah TNI, Tebet Jakarta Selatan bersamaan kegiatan rapat pimpinan (rapim) seluruh Indonesia.
Dan rencana keberangkatannya ke Jakarta pada Rabu (8/2/2023) hari ini, melalui Bandara APT Pranoto Samarinda.
"Tetapi, belum tahu agendanya apa, saya dipanggil, jadi tunggu arahan saja," sebutnya.
Editor: Rusdianto